Cerita Tentang Para Ahli Kubur

Jumat, 18 Februari 2022

Tanda-Tanda Rumah Sering Dimasuki Malaikat

Sebenarnya Allah Swt menugaskan malaikat untuk mengunjungi rumah-rumah kaum muslimin dengan membawa rahmat bersamanya.

Maka dari itu, kehadiran malaikat di rumah sangatlah penting agar penghuninya selalu diiringi keberkahan dan lindungan-Nya.

Sering disebutkan bahwa ada beberapa ciri-ciri rumah yang tidak dimasuki malaikat, seperti rumah yang terdapat patung, anjing, atau bahkan dihuni oleh orang pelit.

Lantas, bagaimana ciri-ciri rumah yang dimasuki oleh malaikat?

Simak penjelasan ciri-ciri rumah yang dimasuki malaikat berikut ini, ya!
 

Ciri-Ciri Rumah yang Dimasuki Malaikat


1. Rumah yang Selalu Digunakan untuk Berdzikir

Salah satu ciri-ciri rumah yang dimasuki malaikat adalah rumah yang pemiliknya senantiasa berdzikir menyebut nama-nama Allah.

Dzikir pun menjadi salah satu ibadah yang sangat mudah dikerjakan, bisa kapan saja dan di mana saja.

Oleh karena itu, salah satu tempat yang tak boleh luput dari bacaan dzikir adalah rumah kita sendiri.

Apabila penghuni rumah senantiasa berdzikir, maka malaikat pasti akan mudah mengunjungi rumah kita.


2. Rumah yang Digunakan untuk Membaca Ayat Suci Al-Qur’an

Bagi kaum muslimin, Al-Qur’an adalah kitab suci yang berperan sebagai pedoman hidup serta pemisah antara yang hak dan batil atau antara yang benar dan salah.

Mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dapat menenangkan hati, baik bagi pembacanya sendiri maupun orang lain yang mendengarkan.

Tak hanya itu saja, rumah yang sering digunakan untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an akan dihadiri oleh malaikat dan tinggalkan oleh setan-setan.

Berdasarkan hadis riwayat Ibnu Sirin, Rasulullah saw bersabda:


“Sesungguhnya, rumah yang di dalamnya dibacakan Al-Qur’an, maka lapanglah penghuninya, banyak kebaikan, malaikat menghadirinya dan setan-setan meninggalkannya. Sebaliknya, rumah yang tidak dibacakan Al-Qur’an, maka sempitlah penghuninya, sedikit kebaikannya, malaikat meninggalkannya dan setan-setan mendekatinya.”



3. Rumah yang Pemiliknya Senantiasa Menegakkan Salat


Salat adalah ibadah paling utama bagi seorang muslim, sebab salat berperan sebagai tiang agama.

Oleh karena itu, sebagai muslim, kita tak boleh lupa mendirikan salat.

Rumah yang pemiliknya senantiasa melaksanakan salat akan membuat malaikat datang berkunjung ke rumah tersebut.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:

 “Di tengah-tengah kalian ada malaikat yang silih berganti bertugas mengiringi kalian di waktu malam dan siang hari. Mereka bertemu ketika waktu salat Ashar dan waktu salat Subuh. Malaikat yang mengawasi kalian naik ke langit, lantas Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hamba-hambaku?’, para malaikat menjawab ‘Kami tinggalkan mereka sedang mereka tengah mendirikan sholat, dan kamu datangi mereka sedang mereka mendirikan sholat’.”


4. Rumah yang Digunakan untuk Bersedekah

Ciri-ciri rumah yang dimasuki malaikat yang terakhir adalah rumah yang digunakan untuk bersedekah.

Malaikat akan datang di waktu Subuh saat seorang muslim menginfakkan harta yang Allah Swt titipkan kepadanya.

Hal ini pun disebutkan dalam sebuah hadis:

 “Tidak ada satu Subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak,’ sedangkan yang satunya berdoa ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

sumber:

99.co

Kamis, 22 Juli 2021

3 Fakta Tentang Nabi Adam as

 

Pernah dengar tentang pernyataan Nabi Adam tingginya mencapai 25 meter? Apakah itu hoax atau fakta ya? Simak saja penjelasan mengenai fakta Nabi Adam di sini!

Sebagai manusia yang pertama kali diciptakan, ada sangat banyak misteri yang meliputi Nabi Adam.

Salah satu misteri tersebut adalah tinggi badan Nabi Adam, apakah benar sangat tinggi atau tingginya seperti manusia sekarang?

Yuk, simak jawabannya di artikel fakta Nabi Adam di bawah ini!

Fakta Nabi Adam Menurut Hadis

1. Tingginya Mencapai 60 Hasta

fakta nabi adam tinggi 25 meter

Pernah dengar pernyataan bahwa tinggi Nabi Adam mencapai 25 hingga 30 meter?

Ternyata pernyataan ini muncul dari sebuah hadis sahih, lo!

Dalam sebuah hadis, tertulis bahwa Nabi Adam memiliki ciri-ciri di antarnya tubuh setinggi 60 hasta atau setinggi 27,432 meter.

Berikut adalah isi dari hadis tersebut:

“Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq dari Ma’mar dari Hammam dari (Abu Hurrairah) dari Nabi Saw beliau bersabda…

… “Telah Allah cipta Adam dengan semua ciri fisiknya, tinggi enam puluh hasta. Selesai Allah menciptanya, Allah berfirman …

… ”Sana pergi, dan ucapkanlah salam kepada malaikat yang duduk itu dan dengarkan baik-baik bacaan salam mereka kepadamu, sebab itu sebagai salam penghormatanmu dan juga anak cucu keturunanmu.” …

…Adam mengucapkan “Assalamu’alaikum” para malaikat menjawab “Assalamu’alaika warohmatullah,” dan mereka menambahnya lagi dengan “Wabarokaatuh”….

…Maka siapa pun yang masuk surga, ciri fisiknya seperti Adam (tingginya enam puluh hasta), namun manusia semenjak zaman Adam tingginya berkurang hingga sekarang.” (HR Bukhari).

2. Dibuat dari Inti Tanah di Bumi

gambar inti bumi

Hingga saat ini, masih ada pertanyaan terkait penamaan Nabi Adam dan pembuatan Nabi Adam.

Banyak orang yang mengatakan nama Adam berasal dari material pembuat Adam, yakni inti tanah di bumi.

Namun, ada juga orang-orang yang mengatakan Adam tidak terbuat dari inti tanah di bumi, melainkan dari berbagai macam unsur.

Karena terbuat dari berbagai macam unsur, Adam pun menjadi berwarna, sehingga dinamakan Adam.

Penciptaan Adam pun tidak akan sempurna tanpa ruh yang dihembuskan oleh Allah Swt pada Adam.

Dengan dihembuskannya ruh tersebut, Adam pun menjadi makhluk yang dikaruniai oleh akal.

3. Penciptaan Nabi Adam Dilakukan pada Hari Jumat

fakta nabi adam diciptakan jumat

Menurut sebuah hadis, manusia pertama, yakni Adam, diciptakan pada hari Jumat.

Adam diciptakan tanpa Ayah dan Ibu, setelah menjadi makhluk yang sempurna, Allah Swt pun meniupkan ruh pada jasad tersebut.

Selain itu, hari Jumat pun menjadi hari ketika Adam diturunkan oleh Allah ke bumi karena memakan buah pohon khuldi.

 

sumber:

www.99.co by

Kamis, 28 Januari 2021

Kondisi Mengerikan di Neraka

 

Tuhan telah memperhatikan apa yang wanita itu perbuat selama di dunia dan mengatakan bahwa semua sudah terlambat untuk disesali. 

Mora kemudian mengaku wanita itu mengutusnya untuk menginformasikan ke banyak orang tentang apa yang telah dilihatnya (neraka).

Mora pun terus memaparkan betapa mengerikannya berada di neraka. Ada banyak belerang yang digunakan untuk melipatgandakan api. 

Tak hanya itu, iblis pun akan tertawa ketika menyaksikan rasa sakit yang dirasakan manusia ketika disiksa.

Mora mengaku Tuhan berkata kepadanya bahwa inilah cara orang membayar apa yang tidak mereka sesali. 

Mora pun mengaku akan menghabisi sisa hidupnya sebagai seorang Kristen yang taat dan meyakini surga.

 

sumber

https://www.liputan6.com/citizen6/read/3366631/mati-suri-gadis-ini-klaim-lihat-michael-jackson-di-neraka

Kamis, 03 Desember 2020

Kunjungan Ahli Kubur ke Neraka dan Surga

Kisah mati suri seseorang yang beragama lain, apakah sama halnya dengan seseorang yang beragama Islam? 

CRACOW, POLANDIA (Kantor Berita Katolik1). Romo Larry Lazarus, O.F.M. bangkit dari mati pekan ini. Imam Polandia itu secara resmi dinyatakan meninggal selama tiga menit. Ia menjadi sukarelawan dalam operasi cangkok usus buntu yang pertama kali di dunia - dengan ikhlas menyerahkan usus buntunya kepada seorang anak kecil yang dilahirkan tanpa usus buntu.

“Tiba-tiba saya mendapati diri saya melayang-layang di atas meja operasi memandangi tubuh ragawi saya sendiri,” ceritera Rm Lazarus. “Kemudian, saya menelusuri suatu lorong panjang menuju suatu sinar yang amat terang. Lalu saya terjatuh dan mendapatkan diri saya berada di neraka.”


KUNJUNGAN KE NERAKARm Lazarus, OFM

Setan menyambut saya. Saya tahu bahwa dia adalah setan karena pakaian dalamnya berwarna merah dan bara api memancar dari kepalanya. Ketika saya mendekat, tahulah saya bahwa nyala api yang memancar itu sebenarnya hanyalah rambut palsu yang kasar buatannya. Ya, setan sungguh memakai rambut palsu!

Setan mencengkeram leher saya. Ia merenggangkan leher saya hingga panjangnya mencapai 6 kaki (kira-kira 2 meter). Saya merasa seperti telah menjadi seekor jerapah. Setan membuka pintu gerbang neraka dan mendorong saya masuk. Saya terperanjat mendapati bahwa neraka ternyata tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya.

Tidak ada bara ataupun api. Neraka adalah suatu ruangan yang amat luas dengan meja makan besar penuh dengan berbagai macam hidangan yang berlimpah-ruah banyaknya. Namun demikian, semua orang yang berada di sana tampak kurus dan kelaparan. Saya tahu mengapa. Mereka semua mempunyai leher yang panjang, seperti leher saya. Mereka tidak dapat mengulurkan tangan mereka ke mulut mereka. Beberapa di antara mereka berusaha melemparkan makanan itu ke dalam mulutnya, tetapi makanan itu tidak dapat ditangkapnya. Meskipun tersedia makanan berlimpah-ruah, tidak seorang pun dapat makan!

Saya telah mengucapkan kaul kemiskinan di bumi, jadi saya tahu seperti apa rasanya lapar itu. Tetapi, neraka ini akan amat sangat mengerikan. Saya akan tergoda oleh makanan-makanan enak ini untuk selama-lamanya dan tidak dapat menikmati sedikit pun darinya.

Tiba-tiba sebuah lonceng berbunyi dan seorang setan kecil datang berlari-lari. Ia kelihatan sedih dan membisikkan sesuatu kepada setan. Setan menyeringai dengan cara yang menyebalkan. “Kamu harus pergi dari sini,” gerutunya. “Telah terjadi kesalahan administrasi, Romo. Seharusnya anda ditempatkan di surga.”


KUNJUNGAN KE SURGA

Dapat kalian bayangkan betapa leganya hati saya dapat pergi dari neraka. Setan kecil membawa saya ke sebuah lift dan saya meluncur ke tingkat triliun. Pintu lift terbuka dan Abraham menyambut saya. Ia membuka pintu gerbang surga dan mempersilakan saya masuk. Lagi-lagi saya terperanjat karena ternyata surga sama seperti neraka. Ruangannya sama luasnya. Meja makannya juga sama besarnya dengan berbagai macam hidangan berlimpah di atasnya. Dan yang paling mengerikan, semua orang di surga juga mempunyai leher yang panjangnya 2 meter!

Ketika saya semakin dekat, barulah saya menyadari perbedaannya. Semua orang di surga dalam keadaan berbahagia dan sehat. Kalian tahu, setiap orang makan secara bergantian. Separuh dari mereka berdiri di atas kursi dan menyuapkan makanan kepada yang lain. Kemudian mereka duduk dan mereka yang sudah makan ganti menyuapi mereka. Itulah perbedaan besar antara surga dan neraka: saling berbagi!

(cerita diilhami dari Lukas 16: 19-31)

sumber : News For Kids, Fr Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”

Sumber:
http://www.indocell.net/yesaya/pustaka/id393.htm


 

Selasa, 04 Desember 2018

Hanya Lemak dan Sepotong Kain - Pelindung Api Neraka Ahli Kubur ini

Pada suatu hari, Rasulullah SAW menerima tamu seorang wanita yang terlihat mengalami sakit di tangannya.

Wanita tersebut berkata,
"Wahai utusan Allah, tolong berdoalah kepada Allah untukku agar sakit di tanganku ini bisa sembuh dan mengembalikan kondisi tangan kananku sebagaimana keadaan semula."


"Apa yang membuat tangan kananku menjadi kering seperti terbakar bagitu?" tanya Rasulullah SAW.

Wanita itu langsung saja bercerita bahwa dirinya bermimpi, seakan-akan hari kiamat telah terjadi.

Sedangkan neraka Jahannam telah berkobar-kobar dan surga telah disiapkan.

Terdapat jurang-jurang yang curam dan mencekam di dalam neraka.

Aku melihat tubuh ubuku terbakar, berada di salah satu sisi neraka Jahannam.

Di tangannya terdapat sepotong lemak.

Sementara tangan lainnya memegang sepotong kain yang dipergunakan untuk melindungi diri dari api neraka.

Subhanallah....

Minggu, 02 Desember 2018

Kuburan Jebol - Tiga Mayat Keluar dari Kubur

Hujan deras yang mengguyur Bogor pada Minggu (11/11) lalu membuat tiga janazah keluar dari kubur di tempat pemakaman umum (TPU) Cikaret, Bogor Selatan.

Air hujan terus memasuki area pemakaman hingga membuat tembok pembatas makam ikut jebol. Akibatnya, tiga jenazah terbawa arus hingga keluar dari kubur.

Senin (12/11) pagi, operasi pencarian pun menyita perhatian warga di RW 12, Kelurahan Cikaret. "Ketemu… nih ketemu,” teriak seorang petugas mengenakan rompi oranye yang ikut membantu mencari jenazah.

Menurut Ketua RW 12 Esma Subakti, jenazah yang keluar dari kubur itu lokasinya berada di pinggir tembok yang jebol. “Iya, tiga makam itu ada di pinggir tembok. Karena temboknya ambrol, jadi jenazahnya itu keluar,” kata Esma.

Saat pencarian, petugas berhasil menemukan jenazah yang masih berbalut kain kafan. Perlahan kain itu pun dibersihkan dari tumpukan tanah. Kain kafan itu pun sudah lusuh, lepek dan terlipat di beberapa bagian. “Itu mah Bu Oom,” ujar seorang warga.

Ya, jasad yang berbentuk tulang belulang itu merupakan jasad Ibu Romlah alias Bu Oom, yang dikenali dari tanda di kainnya. Almarhumah Oom dimakamkan di TPU yang diisi ratusan makam itu sejak enam tahun lalu. Perlahan, petugas mengangkat kain tersebut dan menutupnya dengan tikar berwarna cokelat.

Petugas dan warga pun kembali melakukan penggalian. Sebab, di TPU tersebut ada tiga makam yang terdampak derasnya arus air yang menjebol bendungan di sekitar TPU. Tanah longsor itu tak terhindarkan, tiga makam ikut terbawa.

Hanya selang 20 menit kemudian, bapak bertopi lalu dengan lantang berujar. “Tah hiji deui,” ucapnya.

sumber:
jpnn.com

Minggu, 14 Oktober 2018

Saksi Mata Ismail - Masjid Jami Tetap Utuh Meski Tsunami Menerjang

Subhanallah...
Ajaib, Masjid Jami Pantoloan masih utuh sekalipun Tsunami menerjang Palu. Pada saat azan maghrib, Palu dihajar tsutanami berkekuatan 7,4 SR.

Ini dikutip dari jpnn.com, dengan judul "Gelombang Tsunami Hanya Lewat di Atas Kubah Masjid Jami"

jpnn.com, PALU - Masjid Jami di Pantoloan, Tawaeli Kota Palu masih berdiri tegak meski dihajar tsunami 28 September lalu.

Ismail, 49, seorang saksi mata mengatakan, gelombang tsunami tidak menghajar rumah ibadah, tempat dia biasa menjalankan salat lima waktu itu. Dia mengaku kaget, gelombang tinggi tsunami seakan enggan menghancurkan Masjid Jami Pantoloan.

Padahal masjid tersebut hanya berlokasi sejauh 50 meter dari garis pantai. Sementara kondisi permukiman warga dan pepohonan yang berada di lingkungan masjid luluh lantak diterjang gelombang tsunami.

"Pada saat terjadi tsunami di dalam masjid, cukup besar meninggi sekitar 12 meter lebih ketinggian air melewati masjid," kata Ismail menceritakan dengan antusias kepada JawaPos.com di Masjid Jami Pantoloan, Kelurahan Pantoloan, Palu Utara, Sabtu (13/10).

Ketika muadzin sedang mengumandangkan azan untuk memanggil warga melaksanakan salat maghrib, warga dikagetkan oleh gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR). Banyak warga berhamburan untuk menyelamatkan diri dari guncangan keras tersebut.

Bak karpet yang digoyangkan, Ismail mengaku tidak mampu berdiri tegak saat gempa berkekuatan besar tersebut mengguncang wilayah Sulteng. Namun sebagian jemaah yang berada di Masjid Jami Pantoloan tetap berniat untuk menjalankan ibadah salat maghrib.

Ketika lafadz 'hayya alassholah' dikumandangkan, secara tiba-tiba gelombang air laut meninggi, menghantam yang ada di depannya terkecuali Masjid Jami Pantoloan.


"Tidak terbelah dua, dia bergelombang naik meninggi ke atas kubah masjid," ujar Ismail bercerita.

Masjid bercat hijau itu seolah berada di bawah gelombang tsunami, tidak terlihat pecahan kaca yang menempel di dinding masjid. Namun hanya pagar masjid yang telihat hancur diterjang amukan air laut tersebut.

"Setelah surut baru sempat masuk ke dalam masjid, tapi enggak sampai penuh masuk ke dalam. Sekitar di bawah lutut kaki," ujar Ismail.

Sementara itu saksi mata lainnya, Muhammad Alif Firmansyah, 18, menceritakan betapa dahsyatnya guncangan gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan wilayah Sulteng.

Alif terkejut tiba-tiba desanya diguncang gempa 7,4 SR. Saat itu, sambung Alif, banyak warga yang jatuh hingga terbalik akibat goyangan gempa tersebut. "Waktu gempa ada yang tersalto hingga terjatuh," ungkap Alif.

Tidak lama kemudian, secara tiba-tiba gelombang air laut meninggi menyapu semua yang ada di daratan. Dia pun mengaku gelombang tsunami itu seolah melewati Masjid Jami Pantoloan.

Warga pun berhamburan seraya mengucap dzikir mengingat Sang Pencipta. "Waktu tsunami terbelah, air itu terbelah, air itu lompat melewati masjid," terang Alif mengingat peristiwa mencekam itu.

Alif kaget dan merasa kagum, rumah ibadah umat Islam tersebut tetap berdiri kukuh meski terdapat peristiwa tsunami. "Sebenarnya kalau tidak ada masjid ini semua rumah tersapu," paparnya.

Usai gempa dan tsunami, lanjut Alif, banyak relawan yang menyumbangkan bantuan untuk keperluan masjid tersebut. "Banyak orang melihat masjid ini kagum, banyak orang memberikan bantuan seperti karpet, genset dan bantuan lainnya," pungkasnya.

sumber:
https://www.jpnn.com/news/gelombang-tsunami-hanya-lewat-di-atas-kubah-masjid-jami

Sabtu, 02 Juni 2018

Ulama Mati Lalu Hidup Lagi Karena Bernadzar

Suatu saat, Abdullah bin Umar Al Baidlawi sudah dianggap meninggal oleh orang-orang di sekitarnya.

Usai dirawat sebagaimana jenazah pada lazimnya, ia dikebumikan dan diratakan tanah di atas pusaranya.

Namun, setelah dikubur, Abdullah ternyata belum mati. Hanya jantung dan napasnya yang berhenti sementara.

Demikian dikatakan Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdlar dari Hadramaut, Yaman saat menjawab pertanyaan salah satu pengunjung tentang mati suri dalam acara Haflah Akhir Sanah Pesantren Darut Tauhid Al Huda, Jatilawang, Wanayasa, Banjarnegara.

Ia melanjutkan, karena orang tersebut hidup namun tidak bisa keluar dari dalam kuburan, Abdullah bin Umar kemudian bernadzar. Jika saya bisa hidup kembali ke dunia sebagaimana semula, aku bernadzar akan menafsiri Al-Qur’an.

Ternyata, tidak sampai selang waktu lama, ada seorang yang berprofesi sebagai pencuri kain kafan datang menggali kuburan di mana Abdullah dikebumikan. Ia kaget bukan kepalang. Jenazah yang ia gali dapat bergerak sendiri. Ia pun lari tunggang-langgang.

Habib muda ini melanjutkan, jenazah yang hidup lagi ini lalu menyeru kepada pencuri, “Hai, jangan lari, kemari! Begini, kamu ini ingin mencuri kain kafanku bukan?”

“Iya,” jawab pencuri.

“Sekarang, bawalah kain kafanku ini dan katakan kepada orang kampung suruh mereka mengirimkanku pakaian kemari,” pesan Abdullah. Dan benar, setelah kembali, Abdullah bin Umar ini menyusun tafsir Anwarut Tanzil wa Asrarut Ta’wil yang terkenal dengan Tafsir Al-Baidlawi.

Habib Muhdlar menyimpulkan dengan adanya kisah tersebut, bahwa siapa pun dalam memutuskan perkara harus ada kalimat wallahu a’lam. Manusia hanya memutuskan yang tampak lahir saja. Sedangkan hakikatnya hanya Allah yang maha tahu.

“Seperti dokter di akhir zaman ini yang langsung memvonis mati salah satu pasien, misalnya. Mereka tanpa mengatakan allahu a‘lam. Padahal ini hanya pengetahuan saja. Bukan hakikat sebagaimana yang terjadi dalam cerita di atas,” tandasnya.

Maka tak jarang, lanjutnya, banyak orang mati yang hakikatnya belum mati namun ia mati justru baru saat ia dikubur, karena ia tak bisa bernapas atau yang lainnya sedangkan dokter memang sudah memberikan vonis mati. Di sinilah pentingnya kalimat allahu a’lam.

Terakhir, dai dari Yaman ini berpesan supaya tidak terlalu terburu-buru dalam mengurus jenazah. Cepat itu perlu, tapi jangan terlalu. Ciri-ciri orang mati setidaknya ada tiga hal, di antaranya hidung yang sudah melenceng, seperti meleleh ke samping, telapak kaki yang sudah tidak tegak ke atas, dan mulut yang berbau busuk. (Mundzir/Zunus)

sumber:
nu.or.id

Senin, 23 April 2018

Masih SMA Mati Suri - Setelah Bermain Futsal

Mati suri adalah keadaan saat usaha-usaha untuk menghidupkan kembali dilakukan sebelum seseorang menjadi hidup kembali.(wikipedia).

Ringkasnya:

Teman kita yang baru saja mengalami mati suri itu diberi inisial F. F merupakan salah satu teman laki-laki pemilik akun tersebut semasa SMA.

Kabar meninggalnya F secara mendadak membuat teman-temannya geger. Ia meninggal dunia pukul 12 siang setelah bermain futsal bersama teman-teman kampusnya.

Kematian mendadak F tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya. Sepulang bermain futsal, F meminta sang ibu untuk membuatkannya wedang jahe.
Tiba-tiba, F cegukan saat sedang tiduran di sofa ruang tamu rumahnya. F saat itu sudah dalam kondisi pucat dan kuku-kukunya membiru.

Tak hanya itu, tubuhnya juga dingin. Kemudian, F sudah tidak bernafas. Saat ditanya bagaimana rasanya sakaratul maut, F menjawab,

"Kamu masih inget pas aku kelas 11 kecelakaan sampe leherku patah dan koma 5 hari? Sakitnya lebih dari itu. Gak bisa dijelaskan, yg jelas sakit banget. Sampe sekarang aja masih membekas. Padahal cuma bayangin, tapi ngilunya kerasa sampe ke tulang. Ngeri."

Menurut pengakuan F, setelah nyawanya tercabut, ia masih bisa melihat ibunya yang menangis sambil meminta pertolongan tetangga.

Berlanjut pada pengalaman setelah nyawa terpisah dari tubuhnya, F mengaku dibawa ke tempat gelap dan bertemu dengan sosok tinggi berjubah hitam.

Saat menceritakan pengalaman tersebut, F masih sempat melemparkan candaannya.

"Miris rasanya. Sebelum meninggal aku malah asik-asik main futsal, misuh gak jelas, beberapa hari sebelumnya malah nonton video gak bener mungkin malaikat yg mau nyabut nyawa tuh ngetawain aku dan ngebatin,

'Ealah, le. Dino iki kon seneng2, ngkok lek ketemu aku nangis kepoyo kon.' (Ealah, le. Hari ini km seneng2, ntar klo ketemu aku nangis sampe ngompol km)."

Penderitaan F akhirnya selesai ketika ia diajak jalan oleh sosok yang membimbingnya. Ia kemudian menaiki tangga sendirian yang membuat dadanya sesak.

Jawaban yang diterima F rupanya sungguh di luar dugaan. Tentu saja bangunnya F dari kematian membuat para pelayat geger.

Kejadian itu membuat F berubah. F bahkan menyampaikan pesannya untuk orang-orang saat menceritakan kisahnya itu.

Kisah ini membuat banyak netizen menuliskan balasan mereka.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pengalaman Mati Suri Pemuda ini Viral, Kisahnya Sampai Bikin Netizen Nangis dan Ingat Dosa!, http://surabaya.tribunnews.com/2018/02/21/pengalaman-mati-suri-pemuda-ini-viral-kisahnya-sampai-bikin-netizen-nangis-dan-ingat-dosa?page=3.
Penulis: Any Riaya Nikita
Editor: Any Riaya Nikita

Senin, 19 Maret 2018

Kesaksian Mora yang Mati Suri | Melihat Paus dan Michael Jackson di Neraka

Baru-baru ini Angela Elizabeth Zambrano Mora, gadis asal Ekuador itu membuat publik heboh dengan pernyataannya. Gadis 18 tahun ini mengaku pernah mengalami mati suri selama 23 jam.

Selama itu, dirinya mengaku berada di neraka bersama selebriti dan tokoh terkenal lainnya yang telah meninggal, salah satunya Michael Jackson.

Mora memberikan gambaran bahwa neraka terlihat seperti akhir zaman yang berisi banyak orang, termasuk selebriti. Ya, Mora mengatakan bahwa Tuhan memperingatkannya ada banyak orang terkenal di neraka.

Lebih lanjut, Mora melihat ada seorang wanita yang tengah mendapat siksaan dikelilingi api dan memohon ampun kepada Tuhan. Ketika mendekatinya, Mora bisa mendengar wanita itu menjerit dan memohon pengampunan.

sumber:
http://citizen6.liputan6.com/read/3366631/mati-suri-gadis-ini-klaim-lihat-michael-jackson-di-neraka

Minggu, 01 Mei 2016

Melihat Roh Setelah Mati Suri

Ini ada kisah dari seorang dokter yang pernah mengalami mati suri serta melihat roh. Apakah yang dilihatnya tadi benar-benar roh atau bukan, bisa disimak keterangannya di bawah ini.

Di balik keputusannya memilih kedokteran forensik sebagai profesi, dr Ida Bagus Putu Alit DMF SpF, ternyata memiliki berbagai pengalaman hidup terkait dengan kematian.

Bahkan ia pernah mengalami koma tiga bulan dan mati suri.

Bagi sebagian orang tentu sangat mengerikan jika kesehariannya selalu berurusan dengan jenazah atau mayat.

Belum lagi jika mayat tersebut merupakan korban pembunuhan, korban kecelakaan, ataupun bunuh diri yang meninggal secara tidak wajar.

Namun, tidak demikian halnya dengan dr Alit, yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian SMF Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Hari-harinya tak pernah jauh dari mayat.

"Ada beberapa pengalaman yang membuat saya memilih kedokteran forensik sebagai profesi saya," ujar pria murah senyum yang lahir 45 tahun silam ini saat berbincang dengan Tribun Bali di ruang kerjanya, Rabu (27/5/2015).

Dokter Alit menjelaskan, alasan dirinya memilih kedokteran forensik sebagai profesinya karena ingin mengembangkan ilmu forensik yang pada tahun 1996 silam hanya ada ada orang ahli forensik di RSUP Sanglah.





"Saya baru lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Saat itu hanya terdapat dua dokter forensik di Bali yang semuanya bertugas di RSUP Sanglah. Saya pun tertarik mendalami ilmu kedokteran forensik dan melanjutkan studi di Groningen State University di Belanda, Victorian Institute of Forensic di Singapura, dan pendidikan dokter spesialis forensik di FK Universitas Indonesia," terang dr Alit.

Selain itu, ada pengalaman hidup lainnya yang mendorong dirinya untuk mengetahui suatu sebab kematian.

"Saya dulu saat kelas empat SD pernah mengalami NDE (Near Death Experience/mati suri). Bahkan, saat itu oleh keluarga, saya sudah sempat dinyatakan meninggal dan sudah dilayat oleh penduduk di desa," terang pria asal Banjar Brahmana, Desa Sibetan, Kecamatan Selat, Karangasem, ini.

Sebelumnya ia sempat mengalami koma selama tiga bulan karena mengalami kelainan di otak.

Setelah itu, pihak keluarga menyatakan dirinya sudah meninggal dunia.

Padahal, secara medis ia mengalami NDE.

"Secara teori jika mengalami NDE, seseorang akan mengalami sensasi berupa melihat lorong dan satu titik cahaya. Saya ingat, itulah yang saya lihat saat itu," terang ayah yang telah dikaruniai dua putra.

Setelah banyak keluarga dan tetangga desa yang datang untuk melayat, dia tersadar.

Sontak keluarga, kerabat, atau tetangga yang datang melayat kaget sekaligus bahagia.

"Setelah itu kesadaran saya berangsur membaik," ujar bungsu dari lima bersaudara ini.

Namun, derita hidup dr Alit tak berhenti sampai di situ.

Berikutnya ia mengalami kelumpuhan selama tiga tahun dan tangan yang bergemetar selama kurang lebih setahun.

Karena lahir di keluarga sederhana dan pengobatan yang belum begitu maju ketika itu, dr Alit pun harus berusaha sendiri untuk memulihkan kondisinya dan dapat kembali hidup normal.

"Saat itu kondisi saya sangat sulit. Saya harus sekolah menggunakan kursi roda, dan bahkan setahun tidak mampu menulis karena tangan bergetar. Namun setelah dilatih sendiri, berangsur-angsur saya bisa kembali berjalan dan beraktivitas seperti biasa," terangnya.

Pengalaman hidup dr Alit juga diwarnai hal-hal aneh.

Ia mengalami berbagai hal di luar nalar seperti berbagai halusinasi, menjadi seorang anak indigo, bahkan kadang-kadang bisa melihat roh orang yang sudah mati.

"Saat itu saya sadar kondisi tersebut tidak normal, dan saya mencoba menghilangkannya. Saya berusaha mendalami ilmu kedokteran agar bisa tetap berpikir ilmiah dan karena saya lahir di Bali sesuai kepercayaan saya juga lakukan upacara pengelukatan dan mebayuh," ujar Ketua Devisi Ante Mortem DVI Bali dan Ketua Tim Terpadu Pencatatan dan Pelaporan Tindak Pidana Perempuan dan Anak ini.

Bahkan, dalam menjalankan profesinya sebagai dokter forensik, dalam beberapa kasus ia pernah mengalami hal-hal aneh.

Misal dalam melakukan pemeriksaan terhadap jenazah seorang anak inisial SM dan pembunuhan seorang wartawan beberapa tahun silam.

Saat mencari bukti guna pengungkapan kasus tersebut, ia banyak dibantu oleh tanda-tanda yang ditunjukkan oleh roh orang tersebut.


"Namun, di luar pengalaman itu, saya tetap bekerja sesuai dengan pembuktian yang faktual dan empiris," ujar dr Alit yang juga tercatat sebagai anggota polisi khusus Ditreskrim Polda Bali.

Sebagai orang yang terlahir dari kalangan Brahmana, dr Alit pun mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang peranda/pedanda.

Saat disinggung mengenai hal tersebut, dirinya mengaku siap jika masyarakat menghendakinya untuk menjadi pemimpin suci umat Hindu.

"Kalau konsep di keluarga saya, Pedanda ibarat tempat tirtha atau air suci. Jadi tergantung masyarakat, jika kita dipercaya dan dikehendaki oleh masyarakat untuk menjadi seorang tempat tirtha atau menjadi seorang pedanda, ya kita bisa untuk memenuhi keinginan mereka," ujarnya sembari tertawa.

Tentunya bila kelak terpilih sebagai peranda, dr Alit harus meninggalkan profesinya sebagai ahli forensik yang telah dijalani belasan tahun.

Hari-harinya akan diisi dengan kegiatan keagamaan untuk melayani sekaligus membimbing umat.

hsumber:
ttp://bali.tribunnews.com/2015/05/28/kisah-dr-alit-ahli-forensik-rsup-sanglah-alami-mati-suri-dan-melihat-roh

Minggu, 03 April 2016

Kisah Mati Suri di Aceh Tamiang

Mati suri tetap menjadi kisah yang terus menerus bisa menjadikan pelajaran untuk kita semua. Hasil dari ucapan dari orang yang mati suri kebanyakan ada benarnya dan kita harus menghargainya.

Seperti kisah mati suri di sebuah keluarga sederhana yang tepatnya tinggal di Kabupaten Aceh Tamiang yang ada di provinsi Aceh.

Kisah ini sebenarnya terjadi sekitar 3 tahun yang lalu dan telah dikisahkah langsung seorang anak yang secara langsung mengalami kejadian ini dalam hidupnya. Seorang ayah dan juga ibu beserta ketiga anaknya tinggal dalam sebuah rumah sederhana seperti layaknya keluarga biasa lainnya. Dimana sang ayah sebagai kepala rumah tangga setiap harinya pergi bekerja, dan sang ibu pun sibuk mengurusi urusan rumah tangganya.

Sebagaimana dikutip oleh laman motivatorindonesia.co.id, setiap harinya ketiga anaknya pergi kesekolah, dimana anak yang sulung telah duduk di bangku SMP kelas 2, sementara anak yang kedua duduk dikelas 5 SD, sedangkan yang bungsu adalah seorang anak perempuan kecil berumur 3 tahun.





Kisah kisah mati suri ibu yang hidup kembali di kuburnya ini sangat mengharukan, jadi pastikan anda membaca kisah ini dengan baik dan fokus. Karena cerita ini cukup singkat tapi mungkin anda tak akan bisa menahan air mata anda saat setelah anda membaca kisah haru ini.

Suatu ketika dimana saat keluarga itupun sedang menjalani aktivitas mereka seperti biasa, tiba tiba sang ibu dari ketiga anak itupun meninggal dunia. Sontak pada saat itu keluarga yang khususnya ayah dan ketiga anaknya terkejut dan tak kuasa menahan tangis mereka.

Karena kepergian sang ibu begitu cepat dan serasa tiba tiba, sang ibupun tidak mengalami sakit atau kecelakaan. Dan dengan tiba tiba ALLAH SWT pun memanggil sang ibu dan meninggalkan keluarganya untuk selama lamanya. Disinilah kisah mati suri ibu yang hidup kembali di kuburnya itu dimulai.

Setelah sang ibu meninggal, maka jenazahnya pun dimandikan, dikafankan, dan akhirnya dikuburkan. Ketiga anaknya pun menangis haru, terlebih lagi putri bungsu yang masih sangat kecil dan masih merindukan pelukan serta kasih sayang dari sang ibu. Namun dengan kepergian sang ibu, maka pelukan dan kasih sayang itu tidak akan pernah bisa dirasakan oleh putri kecil itu untuk selama lamanya. Ibu pun meninggal dan diantarkan kekuburan untuk segera dimakamkan. Setelah proses penguburan selesai, keluargapun pulang kerumah.

Pada keesokan harinya, putri bungsu itu mengatakan kepada ayahnya tentang perihal mimpinya semalam. Ia pun mengatakan kepada ayahnya, bahwa semalam ia bermimpi bertemu dengan almarhumah ibunya, dan ibu pun mengatakan, tolong keluarkan ibu nak dari kuburan ini. Mendengar putri bungsunya berbicara seperti itu, ayahpun mengatakan, “sudahlah nak ! ibu sudah tidak ada, wajar jika engkau masih teringat ingat, ungkap ayah kepada putri bungsunya” Anak itu pun diam.

Keesokannya tepatnya dihari kedua setelah pemakam ibu, putri bungsu itupun menyampaikan perihal mimpinya semalam kepada abang abangnya. Ia mengatakan, abang ! semala adik bermimpi bahwa ibu minta dikeluarkan dari dalam kuburannya, dan abangnya lalu bergegas menyampaikan perihal mimpi sang adik kepada ayah. Dan ayah pun
mengatakan, sudahlah nak, adikmu itu masih sangat kecil, wajar saja dia sangat sedik sepeninggalan ibu mu.

Keesokan harinya, tepatnya dihari ketiga setelah pemakaman ibunya, putri bungsu itu pun kembali memberitahu kepada ayahnya tentang perihal mimpinya, bahwa almarhumah ibu, benar benar minta dikeluarkan dari dalam kuburnya. Putri bungsu itupun menangis sejadi jadinya, dan tetap memaksa sang ayah untuk pergi kekuburan dan mengeluarkan ibu dari kuburannya.

Melihat anak kecilnya terus menangis keras, maka sang ayahpun menemui aparat kampung dan meminta tolong kepada warga kampung setempat, untuk membantunya menggali kembali kuburan almarhumah istrinya.

Dengan keaadaan yang bingung dan heran, warga kampung pun lekas membantu sang ayah dan pergi kekuburan istrinya. Semuanya hadir menyaksikan penggalian makam tersebut, terlebih lagi putri bungsu yang terus menangis menyaksikan penggalian makam ibunya. Setelah penggalian selesai, ternyata mimpi anak kecil itupun benar dan nyata ! Mengapa demikian ? Karena para penggali kubur, mendapati ibu itu dalam posisi setengah duduk atau seperti tengkurap.

Kain kafan pembungkus badannya pun sudah lepas, tanda bahwa ibu itu berupaya untuk melepas kain kafannya dan membuka tali, lalu berupaya untuk membongkar papan penutup lahatnya. Pada saat itu, para penggali kuburpun tiba tiba menangis, karena menyaksikan bahwa ibu itu sebenarnya benar benar masih hidup. Tapi karena telah terkubur selama 3 hari, maka ia pun meninggal di dalam kuburannya sendiri.

Para tetua dikampung itu pun mengatakan, bahwa ibu ini sebenarnya telah mati suri. Lalu ia tersadar saat telah di dalam lahatnya. Jika saja, kita mempercayai mimpi anak kecil ini pada hari pertama, mungkin nyawa ibu ini masih bisa terselamatkan. Dan pesan moral yang bisa kita ambil dari hikmah cerita ini, bahwa janganlah meremehkan ucapan ucapan anak kecil, karena boleh jadi itu adalah pesan yang benar.

‘Unjur ma Qola, wala tanjur liman Qola’ inilah sebuah ungkapan dari ilmu mahfuzhat anak pesantren yang artinya ialah ‘Lihat apa yang dikatakannya & jangan lihat siapa yang mengatakannya’. Semoga kisah mati suri ibu yang hidup kembali di kuburnya ini bisa menginspirasi Anda. Dan membuat Kita semua lebih sayang dan cinta pada kedua orang tua, terutama ibu, ibu dan ibu Anda.

sumber:
http://www.cangcut.net/2015/04/kisah-mati-suri-ibu-yang-hidup-kembali.html

Rabu, 02 Maret 2016

Mati Suri-nya Seorang Atheis

Atheis adalah orang yang tidak memiliki agama sama sekali. Bagaimankah mereka kala meninggal dunia? Apakah aman-aman saja ataukah sebaliknya?

Kisahnya


Pada 1989, Dr. George Rodonaia imigrasi ke Amerika Serikat, sebelumnya dia adalah dokter penyakit jiwa di Uni Soviet, yang juga seorang ateis yang teguh. Dia pernah mengalami suatu "pengalaman klinis hampir mati" yang paling panjang pada 1976.

Setelah George ditabrak mobil, ia dinyatakan mati. Jenazahnya diletakkan di ruang mayat selama 3 hari, hingga setelah seorang dokter melakukan autopsi di bagian perut baru bangkit kembali.

Sejak itu, George beralih ke bidang penelitian mempelajari roh, dan meraih gelar doktor dalam bidang psikologi agama. Dan tidak lama setelah itu menjadi pendeta gereja Kristen ortodoks. Kini sebagai pendeta persekutuan pertama perlindungan gereja di Kota Nederland, Texas. Berikut adalah pengalamannya yang dicatat dalam karya Phillip L. Berman, "Perjalanan Pulang Kembali".




Waktu itu, hal pertama yang saya ingat adalah mendapati bahwa diri saya berada di sebuah lingkungan yang gelap gulita. Saya tidak merasakan penderitaan jasmani, saya tetap masih ingat bahwa saya adalah George. Kegelapan ini adalah suatu hal yang belum pernah saya jumpai sebelumnya.

Saya merasakan ketakutan yang mendalam, dan tidak pernah saya bayangkan bisa seperti ini. Terhadap diri sendiri, saya tetap merasa terkejut, namun tidak tahu di mana. Sebuah pikiran tiada hentinya terus bergulir dalam kesadaranku: Saat setelah saya mati bisa bagaimana keadaannya.

Saya telah bisa mengendalikan perasaan saya, lalu mengingat kembali semua peristiwa yang pernah terjadi. Mengapa saya berada di tengah kegelapan ini? Saya harus bagaimana? Saya lalu teringat kata-kata mutiara termasyhur Dicolle, "Aku merenung, maka itu diriku ada".

Kemudian saya merasa agak lega, karena di saat yang demikian saya baru meyakini bahwa saya masih hidup, meskipun berada di sebuah ruang dimensi yang berbeda. Kemudian saya berpikir, jika memang saya masih hidup, lalu mengapa saya tidak berpikir ke arah yang baik. Saya adalah George, dan saya berada di tengah kegelapan, namun saya tahu bahwa saya masih hidup, saya adalah diri saya. Dan saya tidak boleh berpikir ke arah yang buruk.

Kemudian saya berpikir, kegelapan, bagaimana mungkin bisa baik. Jika baik seharusnya ada cahaya. Dan tiba-tiba saya lalu berada di tengah cahaya berkilauan, cahaya yang sangat terang benderang. Warna putih yang terang benderang, sangat menyilaukan mata.

Seperti cahaya blitz kamera yang begitu menyilaukan, namun tidak berkerlipan. Mula-mula saya merasa bahwa cahaya yang menyilaukan mata ini bisa membuat orang menderita, namun perlahan-lahan saya bisa mengadaptasinya. Saya mulai merasa hangat dan nyaman, segalanya tiba-tiba berubah menjadi baik sekali.

Selanjutnya saya melihat di sekeliling, molekul sedang terbang di mana-mana, atom, proton dan neutron ada di mana-mana. Di satu sisi, semua benda ini kacau balau tidak teratur, namun pada sisi lainnya, yang mendatangkan kegembiraan yang tiada tara pada diri saya adalah bahwa semua benda yang semrawut ini juga berada dalam simetri mereka sendiri.

Simetri ini indah dan merupakan suatu kesatuan, Dia membuat segenap tubuhku penuh dengan kebahagiaan yang sangat. Metode keberadaan kehidupan dan kealamian yang menyeluruh hadir di depan mataku. Di saat yang demikian rasa cemas terhadap ragaku telah lenyap sama sekali, karena saya tahu bahwa saya sudah tidak membutuhkannya, pada kenyataannya dia justru merupakan rintangan bagiku dalam meninjau dunia.

Segala hal yang saya alami semuanya berpadu menjadi satu, maka dari itu sangat sulit bagi saya untuk melukiskan dengan menurut urutan peristiwa yang terjadi. Waktu sepertinya telah terhenti, dulu, sekarang, dan akan datang bagi saya sama sekali sudah bersatu dalam kesatuan yang tidak ada konsepsi waktunya. Tidak tahu kapan, saya telah melihat perjalanan seumur hidup diri saya. Dalam sekilas itu saya telah melihat seluruh kehidupan abadi diri sendiri.

Saya menyadari bahwa kehidupan ada di mana-mana, tidak hanya kehidupan dunia fana, melainkan juga kehidupan yang tak terbatas. Semua ini tidak hanya berhubungan bersama, lagi pula semuanya ini memang merupakan satu kesatuan. Saya bisa pergi ke tempat lain dalam sekejap waktu.

Saya berusaha mencoba berkomunikasi dengan orang yang saya jumpai, di antaranya ada beberapa orang telah merasakan keberadaanku, namun tidak ada orang mempedulikan diriku. Saya merasa harus mempelajari filsafat dan Alkitab. Apa yang Anda inginkan, Anda bisa mendapatkannya. Dan akan datang dengan apa yang terlintas dalam pikiran Anda, saya pernah kembali ke kerajaan Romawi, Babilon, serta zaman Nabi Nuh dan Abraham (Nabi Ibrahim), semua nama zaman yang bisa Anda sebutkan, saya pernah ke sana.

Saya telah meliputi semua peristiwa dan pengalaman yang indah ini, hingga saat mereka melakukan autopsi dan menoreh bagian perutku, saya merasakan sebuah kekuatan yang sangat besar telah memegang leherku dan ditekan ke bawah, kekuatan ini demikian besarnya, sehingga saya membuka sepasang mataku, dan merasakan sakit yang sangat. Tubuh saya dingin sekali, dan mulai menggigil, lalu segera dilarikan ke rumah sakit.

Sumber: www.zhengjian.org
Sumber: www.indospiritual.com/artikel_pengalaman-mati-suri-seorang-ateis.html

Senin, 01 Februari 2016

Pengalaman Mati Suri Dua Jam di Bengkalis

Mati suri adalah sesuatu yang nyata bukan rekayasa belaka. Dicuplik dari situs hendriyana.abatasa.co.id, yang menjadikan Adi Sutrisno sebagai sumbernya serta diperkuat oleh Wartawan Riau Mandiri.

Kisah tentang mati suri dan berbagai pengalaman ghaib yang dialami Azlina alias Iin (23), membuat heboh masyarakat Bengkalis, khususnya warga desa Pematang Duku, kecamatan Bengkalis, yang antara percaya dan tidak dengan cerita dalam mati suri itu. Berikut l kisah 'perjalanan ghaib' yang dituturkan Azlina Rabu silam di aula studio SJTV Bengkalis.

Meskipun sempat dinyatakan meninggal dunia, Azlina alias Iin (23 tahun) ternyata mengalami mati suri selama dua jam dan koma dua hari dua malam. Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis itu mengaku selama mati suri, ia diperlihatkan berbagai kejadian alam barzah dan akhirat, serta beberapa kejadian yang menyangkut amal dan perbuatan manusia selama di dunia.




Di hadapan sekitar 50-an orang, terdiri dari pegawai honor tenaga kesehatan Bengkalis, warga masyarakat serta sejumlah wartawan, Azlina, Rabu (3/9) kemarin, di aula studio TV Sri Junjungan Televisi (SJTV) Bengkalis, mengisahkan kejadian ghaib yang dialaminya itu.

Menurut penuturan Iin yang didampingi pamannya, Rustam Effendi, sejak tiga tahun lalu ia menderita penyakit kelenjar gondok alias hiper teroid. Karena penyakitnya itu, Pada 25 Agustus silam, gadis ini ditemani Rustam Effendi berobat ke rumah sakit Mahkota Medical Center (MMC) Malaka. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, dokter mengatakan operasi baru bisa dilakukan setelah tiga bulan, karena waktu itu tekanan darah tinggi.

Namun pada Sabtu (26/8) tengah lama, kondisi anak sulung tiga bersaudara ini kritis, koma. Sang paman sempat memandunya membaca dua kalimat syahadat dan kalimat toyibah (Lailahailallah) sebanyak dua kali. Waktu ajal menjemput, tutur sang paman, Azlina sempat melafazkan kalimat toyibah dan syahadat. Secara perlahan-lahan gadis yang bekerja sebagai honorer di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bengkalis ini tak bernafas. Tepat pukul 02.00 waktu Malaysia, indikator monitor denyut jantung terlihat kosong atau berupa garis lurus.

Tak pelak situasi ini membuat Rustam sedih, kemudian beberapa dokter MMC Malaka terlihat sibuk memeriksa dan mengecek kondisi Azlina. Waktu itu dia sempat menghubungi keluarnya di Bengkalis untuk memberitahu kondisi terakhir Azlina. Untungnya setelah dua jam ditangani dokter, monitor terlihat kembali bergerak yang menandakan denyut jantung gadis yatim ini berdenyut lagi.

Untuk perawatan lebih lanjut, Azlina dimasukan ke ruang ICU dan baru dua hari dua malam kemudian ia dinyatakan melewati masa kritisnya. Bertemu Sang Ayah Menurut pengakuan Azlina, dia melihat ketika nyawanya dicabut oleh malaikat. Waktu itu, nyawanya dicabut dari kaki kanan oleh malaikat. "Rasanya sangat sakit, kulit seperti disayat, dibakar dengan minyak," tuturnya.

Setelah roh berpisah dengan jasad, dia menyaksikan orang-orang yang masih hidup dan jasadnya terbaring di tempat tidur. Kemudian dibawa dua malaikat menuju ke suatu tempat. Azlina mempunyai keinginan untuk bertemu dengan ayahnya yang sudah lama meninggal, bernama Hasan Basri. "Wahai ayahku bisakah aku bertemu denganmu. Aku sangat rindu, oh ayah," ucapnya. Memang di tempat itu Azlina bertemu dengan sosok pria muda berusia 17 tahun dengan wajah bersinar dan berseri-seri. Melihat sosok pria muda tersebut, Azlina tetap ngotot ingin bertemu dengan sang ayah. Kemudian, kedua malaikat memperkenalkan bahwa pria muda tersebut adalah ayahnya.

Tentunya dia tidak menyangka karena waktu meninggal dunia, ayahnya berusia 55 tahun. Kemudian sang ayah bertanya kepada Azlina, maksud kedatangannya. Dia menjawab kedatangannya semata-mata memenuhi panggilan Allah SWT. Sang ayah menyuruh Azlina tetap pulang untuk menjaga adik-adiknya di dunia. Namun Azlina menjawab bahwa dirinya ke sini, memenuhi panggilan Allah. Waktu itu juga, dia menyebut rukun Islam satu persatu.

Setelah berdialog dengan ayahnya, dua malaikat tadi membawa Azlina ke suatu tempat yang dipenuhi wanita memakai baju rapi dan berjilbab. Di situ, dia disalami dan dicium pipi kanan-kiri oleh wanita-wanita Muslimah tersebut. Tidak hanya itu, Azlina juga bertemu dengan 1.000 malaikat dengan wajah berseri dan seluruhnya sama.

Di tempat itu, Azlina duduk di kursi yang sangat empuk. Bila di dunia empuk kursi tersebut seakan dilapisi delapan busa. Ketika duduk, tiba-tiba sosok wanita berseri mirip dengan dirinya menghampiri. Dia bertanya kepada sosok wanita tersebut. "Saya adalah roh dan amal ibadah mu selama di dunia," kata wanita tersebut.

Kemudian Azlina ditemani amalnya (sosok wanita, red) dan dua malaikat menyaksikan beberapa kejadian di akhirat. Di antaranya, ada seorang pria berpakaian compang-camping, badannya bernanah dan bau busuk. Tangan dan kaki dirantai sementara di atasnya memikul besi seberat 500 ton. Melihat kejadian itu, Azlina bertanya kepada amalnya. Rupanya pria tersebut semasa hidupnya suka membunuh dan menyantet (teluh) orang. Kejadian selanjutnya yang ia lihat, seorang yang disebat dengan rotan panjang sehingga kulit dan dagingnya mengelupas dari badan. Ternyata orang tersebut selama hidup tak pernah sholat bahkan menjelang ajal menjemput pun tak pernah menyebut syahadat.

Azlina juga melihat, dua pria saling membunuh dengan kapak. Menurut keterangan amalnya, rupanya orang tersebut suka menodong dan memeras orang lain. Kemudian gambaran, seorang ustad yang dihantam dengan lahar panas yang mendidih. Kembali Azlina bertanya. Ustad tersebut selama hidup suka berzina dengan istri orang lain.
Kejadian berikutnya, seorang ditusuk dengan pisau sebanyak 80 kali. Ini menunjukan orang tersebut suka membunuh dan tidak pernah dipertanggungjawabkan selama di dunia. Kejadian terakhir, seorang ibu tua dihempaskan berkali-kali ke lantai. Di lantai tersebut terdapat pisau tegak dan dia tersungkur lalu mengenai tubuhnya, hingga mati. Gambaran tersebut menunjukan, selama hidupnya wanita tersebut merupakan anak durhaka, yang tidak mengakui ibunya yang pikun. Bahkan dia malu kepada orang lain.

Kisah tentang mati suri dan berbagai pengalaman ghaib yang dialami Azlina alias Iin (23), membuat heboh masyarakat Bengkalis, khususnya warga desa Pematang Duku, kecamatan Bengkalis, yang antara percaya dan tidak dengan cerita dalam mati suri itu. Berikut lanjutan kisah 'perjalanan ghaib' yang dituturkan Azlina Rabu silam di aula studio SJTV Bengkalis.

Menurut Azlina, setelah dirinya diperlihatkan dengan kejadian dan gambaran manusia, ia kemudian dibawa melewati malam yang sangat gelap gulita. Saking gelapnya, dia tidak bisa melihat amalnya dan dua malaikat yang mendampingi. Ketika kakinya berjalan tiga langkah, terdengar suara orang berzikir. Kemudian sang amal menyuruhnya untuk cepat menangkap suara tersebut. Tapi Azlina tidak bisa menangkap. Tiba-tiba waktu itu, lehernya dikalungi seutas rantai. Setelah dipegang ternyata rantai tersebut berupa tasbih sebanyak 99 butir. Terdengar suara yang memerintahkan Azlina untuk berzikir selama dalam perjalanan.

Dia berjalan lagi sepanjang tujuh langkah, namun waktunya sama dengan 10 jam waktu di dunia. Ketika sampai pada langkah ke tujuh, dia melihat wadah menyerupai tapak sirih berisi cahaya yang terpancar melalui lobang-lobangnya. Berkat cahaya tapak sirih tersebut, dia bisa melihat dan membaca tulisan Arab, berbunyi 'Husnul Khotimah'. Di belakang tulisan itu terlihat gambar Ka'bah. Ketika melihat tulisan dan gambar Ka'bah seketika, dia dan amalnya tersenyum seraya mengucapkan Alhamdulillah.

Azlina mendekati cahaya itu dan mengambilnya, kemudian disapukan ke mukanya. Ketika malam yang gelap gulita itu menjadi terang benderang.

Nabi Muhammad Sahhallahu 'Alaihi Wa sallam ....

Setelah berjalan sekian jauh, dia mendengarkan suara azan yang suaranya tidak seperti di Indonesia, namun bernada Mekkah. Kepada amalnya, dia meminta waktu untuk menunaikan sholat. Setelah mengerjakan sholat, roh Azlina hijrah ke tempat lain dengan perjalanan 40 hari. Tempat yang dituju kali ini adalah Masjid Nabawi di Madinah. Di masjid itu dia menyaksikan makam Nabi Muhammad dan sahabatnya. Di makam Nabi ada pintu bercahaya, terlihat sosok Nabi Muhammad sedang memberi makan fakir miskin. Tidak hanya itu di Masjid Nabawi, dia kembali diperlihatkan kejadian menakjubkan.

Tiba-tiba cahaya 'Husnul Hotimah' yang ada di tangannya lepas, kemudian mengeluarkan api yang menerangi seluruh ruangan sehingga makam Nabi terlihat jelas. Waktu itu dari balik makam Nabi, dia melihat sosok manusia, berwajah ganteng menyerupai malaikat, kulit langsat, mata sayu, pandangan luas terbentang dan tajam. "Raut muka seperti orang Asia (oval, red) namun tidak kelihatan kepalanya. Tapi saya yakin sosok manusia tersebut adalah Nabi Muhammad," katanya.

Melihat peristiwa itu, lantas Azlina bertanya kepada malaikat dan amalnya. "Kenapa cahaya tersebut menerangi Nabi Muhammad, sehingga saya bisa melihat. Dan kenapa wajah Nabi bercahaya?" Dijawab bahwa Anda adalah orang yang mendapat syafaat dan hidayah dari Allah. Mengenai wajah nabi yang bercahaya, karena selama mengembangkan agama Islam selalu mendapat tantangan. Perjalanan tidak di situ saja, Azlina dan pengawalnya berbalik arah untuk pulang.

Rupanya ketika dalam perjalanan pulang dia kembali menyaksikan, jutaan umat manusia sedang disiksa dan menderita di sebuah lapangan. Orang-orang tersebut meronta dan berdoa minta agar kiamat dipercepat. Karena sudah tak tahan lagi dengan siksaan. Mereka mengaku menyesal dan minta dihidupkan kembali agar bisa bertaubat. "Jarak Azlina dengan mereka hanya lima meter, namun tak bias memberikan pertolongan," ujarnya.

Selama melihat kejadian itu, Azlina membaca Al Quran 30 juz, Hafis (hafal) dan khatam tiga kali. Kemudian membaca surat Yasin sebanyak 1000 kali dan shalawat kepada seluruh nabi (Adam sampai Muhammad). Azlina berlari sepanjang Arab Saudi atau sepanjang Sabang sampai Marauke seraya menangis melihat kejadian tersebut. Azlina juga ingin diperlihatkan apa yang terjadi pada dirinya dikemudian hari. Namun sebelumnya dia diminta oleh malaikat untuk berzikir. Lamanya zikir yang dilakukan Azlina selama dua abad dan dua pertukaran zaman. Hal ini ditandai dengan 1 Syawal yang jatuh pada tanggal 31 Desember. Selesai berzikir, Azlina mendengar suara yang seperti ditujukan kepadanya. "Sadarlah wahai umat-Ku, kau sudah Ku matikan. Sampaikan kepada umat-Ku, apa yang Ku perlihatkan. Sampaikan kepada umat-Ku, umat-Ku, Umat-ku."

Kejadian Aneh ....

Usai pengambilan gambar dan wawancara, terdapat kejadian aneh di gedung SJTV Bengkalis. Saat itu, Azlina sudah keluar dari ruangan menuju gedung Radio Pemda yang berjarak 25 meter. Ketika krew SJTV hendak mematikan monitor, ternyata tak bisa dimatikan. Namun anehnya muncul sosok bayangan putih bertubuh tegap dengan rambut terurai hingga ke pusar dan kepalanya bertanduk. Tentunya hal ini membuat para krew dan orang-orang yang menyaksikan heran, lantas momen ini diabadikan pengunjung dan krew SJTV. Setelah Azlina keluar dari ruangan Radio Pemda, ditanyakan apakah sosok tersebut. Dia menjawab bahwa sosok tersebut merupakan jin.

Menutup pengalaman ghaib anak penakik getah itu, sang Paman Rustam Effendi kepada wartawan menyebutkan,selama ini Azlina merupakan sosok yang pendiam dan kurang percaya diri (PD). Namun setelah kejadian ini banyak hal-hal yang berubah, mulai dari penampilan hingga tingkah laku. Bahkan dari warna kulitnya saat ini lebih bersih dan berseri. Mengenai amalannya,"Selama ini dia memang rajin mengerjakan shalat tahajud dan membaca Al Quran setiap hari," kata sang paman menutup kisah tersebut.

Walahu a'lam bi showwab ...

Sumber : Adi Sutrisno
Wartawan Riau Mandiri
http://m.hendriyana.abatasa.co.id/post/detail/18932/kisah-nyata-pengalaman-seorang-gadis-dua-jam-mati-suri

Sabtu, 02 Januari 2016

Gempar, Isu Orang Mati Hidup Kembali

Kepala Kepolisian Sektor Tambang AKP R Zuhri Siregar memberikan penjelasan soal isu danya orang mati yang hidup kembali di wilayahnya.

Menurut Zuhri, warga yang berdatangan ke kuburan di tempat mayat hidup kembali itu, bukan berasal dari desa setempat.

Melainkan, warga dari daerah lain yang mengaku penasaran setelah mendapat kabar tersebut.




"Warga setempat aja santai-santai aja. Pendatang itu. Mereka mendapat kabar dari media," ujarnya, Jumat sore.

Siregar menegaskan, kabar itu hanya isu. Ia sendiri mengaku tidak tahu awal isu itu beredar. Ia menyatakan, tidak ada pembongkaran.

Dikatakan, pihak keluarga almarhum Sahir telah membantah bahwa rencana pembongkaran sama sekali tidak ada.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan kabar beredar bahwa ada orang yang sudah wafat akan hidup kembali.

Warga yang penasaran ramai-ramai datang ke makam Sahir sejak Kamis (7/5) malam. Makam itu masih ramai hingga Jumat (8/5).

Dikabarkan, Sahir wafat karena diserang penyakit yang menyebabkan demam tinggi tiga bulan lalu.

Beberapa pekan setelah Sahir dikebumikan, Ani Fitri (30) kemudian bermimpi. Dalam mimpi itu, Sahir mendatangi Ani dan menyampaikan bahwa dirinya masih hidup.

Terhadap Ani, Sahir juga meminta agar dikeluarkan dari makam tersebut tepat di hari ulang tahunnya. Jumat (8/5), almarhum Sahir tepat berulang tahun.

sumber:
http://pekanbaru.tribunnews.com/2015/05/08/geger-orang-mati-akan-hidup-kembali-ini-kata-polsek-tambang

Selasa, 01 Desember 2015

Kisah Orang Mati Hidup Lagi dari Kota Malang

Warga dari Desa Codo Kecamatan Wajak Kabupaten Malang sempat geger. Pasalnya, salah satu warga mereka dikabarkan hidup kembali setelah meninggal selama beberapa jam.

"Kemarin sore, kakak Pak Ngatiman itu memberi kabar kalau adiknya telah meninggal. Kami pun segera gotong royong menyiapkan segala kebutuhan pemakaman,” kata Sukir (30), tetangga dekat Ngatiman, Rabu, 19 Agustus 2015.

Ngatiman (45), sehari-hari hidup dengan orangtuanya yang berusia 90 tahun. Pria lajang itu setia merawat ayahnya, Saripan, yang telah lama sakit-sakitan.

"Seminggu terakhir ini Ngatiman dirawat di rumah sakit karena sakit gigi sejak satu bulan lalu, kami bergantian merawat Saripan,” kata Sukir.





Pada 11 Agustus, Ngatiman dirawat di Rumah Sakit Bokor di Turen, lantaran sakitnya tak kunjung membaik. Ia pun dirujuk ke RSUD Kanjuruhan di Kepanjen pada 16 Agustus 2015.

Namun kedatangannya di RSUD Kanjuruhan berujung dengan surat rujukan ke RS Dr Saiful Anwar Malang di hari yang sama. Sekira pukul 17:30, di hari yang sama, Kusnan menyampaikan kabar bahwa adiknya telah meninggal di RSSA Malang.

"Kabarnya waktu itu Ngatiman sudah berhenti bernafas. Waktu ada banyak warga desa yang langsung ke rumah Ngatiman. Kami mengungsikan ayah Ngatiman ke tetangga lain yang jaraknya sekitar 500 meter. Tujuannya agar dia tak kaget dengan kabar meninggalnya Ngatiman,” cerita Sukir.

Kabar itu pun langsung direspons warga. Mereka pun segera menggali lubang di pemakaman desa setempat dan mendirikan tenda bagi warga yang ingin bertakziah.

Kebutuhan pemakaman dan selamatan lain juga disiapkan oleh penduduk dengan gotong royong. Namun, beberapa jam kemudian, Kusnan menyampaikan kabar lain, bahwa adiknya hidup kembali.

"Kami kemudian melapor kepada Pak Camat, jika Ngatiman hidup kembali setelah meninggal sekitar tiga jam,” ujarnya menambahkan.

Warga segera menutup lubang makam, membongkar tenda dan membawa kembali orangtua Ngatiman yang sempat diungsikan ke rumah tetangga.

Hanya Salah paham


Kabar tersebut kemudian dibantah pihak Rumah Sakit Dr Saiful Anwar Malang. Setelah melakukan pengecekan di ruang Intensif Care Unit (ICU), petugas Humas RSSA Franky Indra menyebut informasi tersebut bisa jadi muncul akibat salah paham saja.

"Sepertinya ada salah paham saat menerima pesan itu, jadi pasien dikabarkan meninggal. Kondisi pasien sampai saat ini masih dipantau di ICU,” kata Franky, Rabu 19 Agustus 2015.

Lazada Indonesia

Lazada Indonesia

Kepala Instalasi Anesthesi dan Rawat Intensif RSSA Malang dr. Wiwi Jaya SpAnKIC menyebut, pasien Ngatiman menderita Abcess Colli, abses di bagian leher. Ada pembengkakan akibat infeksi di bagian leher dan telah mengeluarkan nanah.

"Kami menerima pasien setelah menjalani operasi untuk mengeluarkan sebagian nanah di leher dan telah terpasang alat bantu pernafasan sampai sekarang," katanya.

Kondisi Abcess Colli menurutnya membuat saluran pernafasan terganggu. Bengkak dan nanah yang berada di bagian leher menekan saluran pernafasan dan membahayakan saluran pernafasan serta menimbulkan sesak nafas.

sumber:
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/663150-heboh--orang-ini-meninggal-tiga-jam-lalu-hidup-lagi

Minggu, 01 November 2015

Terlanjur Dikubur Ternyata Masih Hidup

Alangkah baiknya semua keluarga memastikan apakah korban memang benar-benar sudah wafat ataukah belum. Jangan-jangan si korban masih berdenyut jantungnya.

Seperti kisah di bawh ini, karena anggota keluarganya terlambat mengeluarkan dari kuburnya, malahan benar-benar meninggal karenaya.

Kisahnya


Seorang wanita berusia 16 tahun di Honduras dinyatakan telah meninggal dunia setelah jatuh dan tak sadarkan diri di kamar mandi oleh pihak keluarga. Nyatanya, di dalam peti mati wanita ini terus menjerit minta pertolongan sehari setelah dikuburkan.

Dilansir Dailymail, Selasa (25/8/2015), korban bernama Neysi Perez dikuburkan tak jauh dari kediamannya di Le Entrada, Honduras pada Senin (24/8/2015). Namun sehari setelah acara pemakaman, anak-anak yang bermain di dekat pemakaman mendengar suara seorang wanita menjerit dari dalam tanah.




Perez yang tengah hamil tiga bulan tak sadarkan diri setelah jatuh di kamar mandi. Hal itu disebabkan Perez ketakutan setelah mendengar suara tembakan.

Saat jatuh tak sadarkan diri, dari mulut perez keluar busa, seorang tokoh agama setempat menyebut perez kerasukan roh jahat.

Kerabat menceritakan Tokoh agama itu mencoba mengusir roh jahat dalam tubuh Perez, tak beberapa keadaan Perez semakin buruk sehingga ia langsung dilarikan ke rumah sakit, sekitar tiga jam dirawat. Dokter menyatakan dia mati karena serangan jantung.

Pihak keluarga yang percaya dengan pernyataan dokter langsung membawa pulang jenazah Perez. Saat dikebumikan Perez mengenakana gaun pengantin yang dipakainya saat menikah beberapa waktu lalu.

Ia ditempatkan dalam peti mati dan diletakkan dalam sebuah tempat seperti sebuah kotak yang terbuat dari batu dan campuran semen setelah itu ditutup.

Selang satu hari setelah Perez dikebumikan, suaminya Rudy Gonzales, mengunjungi makam Perez dan sejumlah anggota keluarganya yang lain.

Tak beberapa lama, Rudy mendengar teriakan dari makam istrinya dan suara minta pertolongan untuk dikeuarkan dari peti mati.

Rudy dan anggota keluarga yang lain terkejut dan langsung membongkar makam. Sayangnya usaha mereka membuka makam tidak cepat. Saat Perez dikeluarkan ia ditemukan dalam kondisi benar-benar mati.

sumber
http://sumsel.tribunnews.com/

Jumat, 02 Oktober 2015

14 Sebab Terjadinya Siksa Kubur

Siksaan kubur akan terjadi setelah seseorang meninggal dunia. Mereka akan melewati alam dunia dan menuju alam kubur dengan bekal apa saja yang telah diperbuat di dunia.

Siksa kubur ini tidaklah sama dengan siksaan di neraka nanti. Namun sangatlah identik dan mengarah ke situ. Orang yang disiksa adalah mereka yang berbuat zalim dan membangkang terhadap aturan Allah SWT.


Orang yang melakukan dosa di dunia pasti akan mendapat siksa di alam kubur kecuali orang yang bertobat dan orang dikehendaki oleh Allah SWT.

Sebagai umat Islam, suatu hari nanti kita berharap mati dengan husnul khatimah sehingga kita bisa masuk surga, di alam kubur tidak mendapatkan siksa.

Berikut ini Sebab-Sebab Siksa Kubur Terjadi





Ibnu Qoyyim Rahimahullah, dalam kitab Ar-Ruh menyebutkan ada beberapa dosa dan maksiat yang dapat menyebabkan kita disiksa di ALAM KUBUR, diantaranya :

1. Tidak bersuci setelah membuang hadas kecil
2. Melalaikan Solat
3. Membaca al-Quran kemudian melupakannya
4. Berkata bohong
5. Tidak membayar zakat
6. Berlebih-lebihan
7. Memakan riba
8. Rasuah
9. Memfitnah sesama saudara muslim
10. Khianat terhadap amanah
11. Enggan menolong sesama muslim
12. Meminum arak
13. Berzina
14. Membunuh.

Mereka yang berbuat dosa besar namun setelah sampai akhir hayatnya belum bertobat, itu yang berbahaya karena pasti akan mendapatkan azab kubur.

Satu lagi, RIBA. Ternyata riba adalah salah satu penyebab disiksa di alam kubur.

Apakah riba itu?
Riba berarti menetapkan bunga/melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok. Contohnya adalah bunga bank, bank titil dan sebagainya.

Hati-hati jangan sampai terpedaya yang namanya riba ini.

sumber:
https://andikanatasurya.wordpress.com/daftar-artikel/malam-pertama-di-alam-kubur/

Selasa, 01 September 2015

6 Artis Indonesia yang Pernah Mati Suri

Mati suri bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, siapa saja, tiada yang pernah mengetahuinya. Begitu juga dengan musisi Jhonny Iskandar.

Beliau pernah mati dan sedang berada di atas awan. Beliau bisa melihat tubuhnya sendiri yang berada di atas tanah tergeletak mati, Subhanallah...

Ada juga loh pengakuan beliau di youtube.

Setelah mati kemudian hidup kembali. Beberapa orang menyebutnya sebagai mati suri.

Berbagai pengalaman pun diceritakan saat sebagaian orang-orang mengalami mati suri. Beberapa artis kita pun sempat mengalami kondisi mati suri. Berikut beberapa daftar artis yang mengalami mati suri.

1. Jhony Iskandar

Pedangdut Jhony Iskandar mengaku sempat mengalami mati suri sebanyak dua kali di tahun 1997 dan 2009. Kejadian terakhir dirinya mengalami mati suri adalah saat kesetrum jaringan listrik sebesar 20.000 volt.

"Saya pernah mati suri kesetrum jaringan listrik. Badan saya hangus semua. Beberapa menit nggak sadar, saya sempat lihat diri saya sendiri," kata Jhony.

Kejadiannya sendiri terjadi pukul 01 dini hari jelang Hari Raya Idhul Fitri. "Kejadiannya pas mau Lebaran saat saya mau mengecat. Ternyata yang penerangan mati 1 kecamatan, bukan saya yang mati," kata Jhony.

2. August Melasz

Aktor senior August Melasz mengaku sempat mengalami mati suri saat usia remaja. August bercerita jika dirinya pernah mengalami kecelakaan saat membonceng motor sahabatnya. Dia dibawa ke rumah sakit terdekat di Surabaya, dan mendapatkan pertolongan secepatnya.

Namun, petugas medis menyatakan nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Namun saat dalam keadaan tak sadar itu, August mengaku justru ia merasa sadar dan bisa mengetahui serta mendengar semua kejadian di sekitarnya.

Ia juga mengalami kejadian yang menurutnya, pemandangan yang mulia dan sejuk. Apa yang ia nazarkan sehingga kemudian diberi kesempatan hidup kedua, dan mampu memaknai pengalaman magis itu untuk menjadi pedoman hidup dan religi.

3. Bopak Castello

Hal yang sama juga diceritakan oleh komedian Bopak castello. Bopak menceritakan awal mula kejadian dirinya mengalami mati suri. Diceritakan Bopak, kejadian itu bermula saat dirinya buang air kecil sembarangan di pantai Parangtritis. Saat itu pria asal Kalimantan tersebut tidak mengindahkan larangan.

"Katanya jangan (kencing), tapi Bopak cuek aja. Bopak mikirnya waktu itu, di situ kan Jawa, sedangkan saya dari Kalimantan. Jadi nggak bakalan nyambung," ungkapnya.

Usai kencing sembarangan itu, Bopak akhirnya mengalami mati suri selama tiga hari. Ia mengaku seperti berjalan-jalan ke Kraton Yogyakarta, dan pantai Parangtritis.

Setelah kejadian tersebut, Bopak siuman dan tak disangka bisa melukis, dan anehnya yang dilukis adalah sosok-sosok misteri yang sempat terlihat olehnya atau setidaknya yang ada di sekitarnya, anehnya lagi Bopak hanya melukis disaat malam hari.

4. Puput Melati

Pasca melahirkan putra ketiganya, Ahmad Nabil Almer Guntur Bumi al Qurtubi Sholawat Nabi, kabarnya Puput Melati sempat mati suri. Puput sendiri melahirkan anak ketiganya dengan proses caesar di Rumah Sakit Pondok Indah.

"Ada sesuatu yang sungguh membikin kita agak tegang, terutama saya. Karena Puput mengalami sesuatu yang di luar perhitungan dokter. Pernapasan sempat berhenti, kalau dibilang ini masuknya kategori mati suri. Beberapa menit dialami, cuma alhamdulillah atas izin Allah SWT masih diberi kesempatan untuk ibadah kepada Allah," kata sang suami, Guntur Bumi.

Saat ditanya bagaimanakah rasanya mengalami mati suri, Puput pun mengaku sempat melihat sosok berjubah putih dan bersinar. "Nggak ada yang dirasa apa-apa sih, cuma kayak tidur saja. Antara tidur dan tidak tidur," ujar Puput.

5. Deddy Dhukun

Musisi Deddy Dhukun juga sempat mengalami kondisi mati suri saat dirinya remaja. Cerita berawal saat Deddy yang sudah dibalut kain kafan dan siap dimakamkan.

"saya pernah mau dikuburkan dan dikain kafankan. Cuma menunggu tante saya yang di luar negeri. Vonis 3 dokter sudah menyatakan sudah meninggal," kata Deddy.

Firasat sang tante yang memperkirakan dirinya masih bisa tertolong akhirnya terjawab. Dengan terapi yang dilakukan sang tante, Deddy pun akhirnya bisa diberikan kesempatan untuk hidup kembali.

"Tante saya melakukan terapi dengan air dingin dan akhirnya bisa hidup kembali.

6. Mat Solar

Komedian Mat Solar pun mengaku sempat mengalami mati suri. Dirinya bercerita raga dalam tubuhnya seperti akan meninggalkan tubuhnya.

"saya seperti berjalan keluar, saya nggak tahu apakah halusinasi atau tidak. Saya nggak tahu sadar atau tidak, seperti mati suri," kata Mat Solar.

Mat Solar yang tekun dengan ilmu agama ini pun menganggap apa yang terjadi dengan dirinya merupakan fenomena alam bawah sadar.

"Alam ini kan banyak, ada yang ghaib, ini semua mungkin saja terjadi, termasuk alam bawah sadar. Saya sih lebih melihat sisi realistis kepada sisi kedokteran," pungkasnya.

sumber http://showbiz.liputan6.com/read/2113334/cerita-6-artis-yang-pernah-mengalami-mati-suri

Minggu, 02 Agustus 2015

5 Orang Dihukum Mati, Tapi Hidup Kembali

Boleh percaya dan boleh tidak, kelima orang di bawah ini kenyataannya bisa hidup lagi setelah dihukum mati oleh negaranya masing-masing. Mereka ini rupanya masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya.

Berikut adalah daftar lima orang yang dengan tak terduga ternyata hidup kembali meskipun telah dikenai hukuman mati dilansir dari litverse.com dan brilio.net

1. Zoleykhah Kadkhoda

Pada tahun 1997, seorang wanita bernama Zoleykhah Kadkhoda terpaksa harus menjalani hukuman karena kasus melakukan hubungan seksual di luar pernikahan. Wanita yang saat itu berusia 20 tahun divonis hukuman mati dengan cara dilempari dengan batu (rajam).

Pada hari eksekusi, bagian kaki sampai pinggang Kadkhoda mulai dikubur dan mulai dilempari dengan menggunakan batu. Namun tidak lama kemudian lemparan dihentikan karena dirasa wanita ini sudah meninggal. Sesaat setelah jasadnya dikubur, ternyata wanita ini tiba-tiba kembali bernapas dan kemudian dibawa menuju rumah sakit.

2. William Duell

William Duell saat itu berusia 16 tahun saat dia didakwa atas perbuatan membunuh dan memperkosa seorang gadis di London. Duell kemudian divonis hukuman gantung bersama empat orang rekannya.

Setelah menjalani hukuman dan jasadnya dibawa menuju rumah sakit bersama yang lain, tiba-tiba salah satu perawat menyadari bahwa jasad Duell tampak masih bernapas dan semakin lama napasnya semakin cepat dan dua jam kemudian Duell dapat kembali duduk.

3. Wenseslao Moguel

Pada 18 Maret 1915, Wenseslao Moguel ditangkap karena dugaan keterlibatannya dalam perang saat revolusi Meksiko. Setelah itu Wenseslao divonis hukuman mati dengan cara ditembak.

Kurang lebih ada sembilan kali tembakan yang diarahkan pada Wenseslao oleh para regu tembak, dan satu di antaranya tepat di kepala pria ini. Namun, percaya atau tidak pria ini dapat tetap hidup dan tembakan tadi hanya meninggalkan bekas luka di bagian wajahnya.

4. Anne Green

Seorang wanita berusia 22 tahun bernama Anne Green saat itu harus menerima vonis hukuman gantung atas dakwaan terkait pembunuhan. Setelah menjalani hukuman gantung, 1,5 jam kemudian jasad Anne diletakkan di peti mati dan di bawa menuju rumah sakit untuk diotopsi.

Setelah dokter membuka peti mati tersebut, si dokter menyadari bahwa jasad di depannya mulai bernapas kembali dan mereka mendengar suara dari tenggorokan Anne. Setelah diberikan minuman hangat, lama-kelamaan akhirnya Anne dapat membuka matanya kembali.

5. Maggie Dickson

Maggie Dickson yang saat itu tinggal di Edinburgh terpaksa harus mendapat vonis hukuman gantung dari hakim karena dituduh melakukan pembunuhan. Setelah menjalani hukuman gantung dan dipastikan Maggie sudah meninggal, jasadnya kemudian dimasukkan ke dalam peti mati dan di bawa menuju lokasi di mana dia akan dimakamkan.

Di tengah perjalanan tiba-tiba terdengar suara seseorang menggedor-gedor peti mati dan saat peti di buka, ternyata Maggie kembali hidup.

Pengikut

Postingan Populer