Nenek Mati Hidup Lagi Setelah 11 Jam

Perempuan Polandia berusia 91 tahun hidup kembali setelah dia dinyatakan meninggal dan disimpan di lemari pendingin jenazah selama 11 jam.

Otoritas setempat mengatakan staf di kamar mayat heran melihat gerakan dalam kantong jenazah dalam tempat penyimpanan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Perempuan bernama Janina Kolkiewicz itu kini telah kembali ke rumah setelah mengeluh kedinginan.

Di rumah, Kolkiewicz menghangatkan diri dengan semangkuk sup hangat dan dua panekuk.

Keluarga dan dokter yang merewatnya mengaku terkejut, seperti dilansir surat kabar Polandia, Dziennik Wschodni.

"Saya yakin dia meninggal," kata dokter Wieslawa Czyz, kepada stasiun televisi TVP.



"Saya terkejut. Saya tidak mengerti apa yang terjadi. Jantungnya berhenti berdetak dan dia tidak lagi bernafas," kata Czyz.

Kolkiewicz mengatakan kepada kerabatnya bahwa dia merasa "normal dan baik-baik saja" setelah kembali ke rumah.

Dia tampaknya tidak menyadari bahwa dalam beberapa hari, dia mungkin saja berada di dalam kuburan.

"Bibi saya tidak tahu apa yang terjadi karena dia memiliki demensia stadium akhir," Bogumila Kolkiewicz, keponakannya, mengatakan kepada media lokal.

sumber: http://www.tribunnews.com/internasional/2014/11/14/wanita-berusia-91-tahun-hidup-lagi-setelah-disimpan-di-kamar-mayat

Sudah Wafat Kok Bisa Kirim SMS

Mungkinkah orang yang sudah meninggal bisa berinteraksi dengan keluarganya, jawabnya tentu saja tidak bisa dalam islam secara lahiriah seperti menelepon dan berkirim sms.

Saat seseorang telah meninggal dan jasadnya dikuburkan, tak mungkin ia mengirim pesan singkat. Namun, berbeda dengan kejadian yang dialami sebuah keluarga di Inggris ini. Mereka justru mendapat SMS dari nomor neneknya yang sudah meninggal dunia.

Di masa hidupnya, nenek yang bernama Lesley Emerson itu gemar mengirim pesan pendek kepada para anggota keluarganya di South Shields, kota pesisir di dekat Newcastle, Inggris.

Saat Emerson, 59, meninggal dunia pada tahun 2011, keluarganya memutuskan untuk menguburkan telepon genggam bersama jasadnya.

“Beberapa di antara anggota keluarga terus mengirim SMS ke nomor tersebut,” seperti yang dilaporkan BBC pada Jumat (17/10/2014).




Namun terjadi hal yang mengejutkan. Pekan lalu, cucu Lesley Emerson, Sheri, justru mendapat jawaban pesan pendek yang berbunyi, “Saya mengawasimu dan semuanya akan lebih baik. Terus maju.” Dari nomor neneknya yang telah meninggal.

Kata keluarga Emerson, perusahaan telepon O2 telah memberikan jaminan bahwa nomor tersebut tidak akan diterbitkan lagi.

sumber: bbc.co.uk