Jenazah Terbakar dalam Kubur

Astaghfirullah...
Bagaimana bisa jenazah wanita ini terbakar dalam kuburnya.
Berita Alam Kubur akan menceritakan kisahnya.
Kisah ini dicuplik atau pernah dikisahkan oleh seorang tokoh sufi bernama Amr bin Dinar.

Kisahnya.
Pada jaman dahulu ada seorang adik kakak yang hidup di sebelah kota Madinah.
Si adik sedang sakit keras. Karena belum bisa mendapatkan cuti, sang kakak belum juga bisa menjenguk adiknya tersebut.

Pada suatu hari, tanpa disangka si adik akhirnya meninggal dunia. Berita ini membuat hati sang kakak sangat sedih. Sang kakak hanya bisa mengantarkan jenazahnya saja menuju ke kuburan. Dia juga ikut menguburkan adiknya tersebut.

Ada Benda Yang tertinggal.
Setelah jenazah dikubur, sang kakak ini teringat sesuatu.
Benda miliknya tertinggal di alam kubur, ikut terkubur bersama dengan jenazah adiknya.

Kejadian tersebut membuat hati kakaknya ingin menggali kubur adiknya agar tidak menjadi kendala dalam azab kubur.
Sang kakak meminta izin kepada ibunya,
"Ibu...sesungguhnya aku telah lalai, sebuah benda milikku tertinggal di dalam makam saat aku sedang menguburkan adik."
"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya ibunya.
"Izinkalah aku membongkar makam adik, aku tidak mau karena barangku itu adik ditimpa azab kubur," izin kakak.

Sang kakak akhirnya mendapat izin.
Dia pergi ke makam adiknya, namun ketika ia membuka sedikit liang lahatnya, mendadak terlihat jilatan api keluar dari makam adiknya.
Sang kakak merasakan tubuhnya panas akibat kobaran pai.
"Ya Allo...mengapa bisa jadi seperti ini," guman sang kakak.

Suka Adu Domba.
Akhirnya sang kakak berusaha meratakan kembali tanah makam adiknya itu.
Niatan mengambil barang pupus sudah segera ia menuju rumah ibunya.

"Wahai ibu..ceritakanlah kepadaku tentang apa saja yang telah dilakukan adik selama aku tinggal pergi," tanya kakak kepada ibunya.
"Mengapa engkau tanyakan kan adikmu sudah meninggal dunia," jawab ibu.
"Tidak ada apa-apa Bu...ceritakanlah saja kepada anakmu ini," desak sang kakak kepada ibunya.

Setelah beberapa kali didesak, akhirnya ibunya menceritakan tabiat anak perempuannya kepada anak laki-lakinya tersebut.
"Wahai ananda, ketahuilah, bahwa semasa hidup adikmu suka menghasut tetangga. Banyak tetangga yang terkena imbasnya sehingga mereka sering bertengkar terhadap sesamanya," jelas ibu.

"Apakah hanya itu saja Bu...," tanya kakak.
"Adikmu itu juga suka mengakhirkan shalatnya," jawab ibunya.
"Astaghfirullah...," sang kakak sedih.

Sang kakak menjadi tahu apa yang menyebabkan adiknya mendapat siksa kubur. Ia tidak menyagka kalau adiknya akan seperti itu.